oleh

20+ Contoh Peribahasa Bali dan Artinya dalam Bahasa Indonesia

-SASTRA-4.036 dilihat

Contoh peribahasa Bali dan artinya – Kamu sedang mencari peribahasa dalam bahasa Bali? Tenang saja karib bahasa, kali ini kita akan membahas tentang peribahasa Bali beserta artinya dalam bahasa Indonesia.

Sebelumnya kita telah membahas materi tentang peribahasa dan peribahasa itu sendiri memang sangat terkenal di Indonesia. Bahkan, sampai berkembang ke setiap daerah-daerahnya hingga digunakan dalam bahasa dan logat daerah tertentu. Misalnya saja seperti peribahasa Sunda, Jawa ataupun Bali.

Mungkin untuk kalian masyarakat yang tinggal di daerah tertentu seperti Bali, tidak sulit untuk mengartikan dari peribahasa Indonesia ke bahasa Bali. Namun, bagaimana sobat karib bahasa yang tinggal di daerah lain yang mungkin asing dengan bahasa daerah tersebut.

Oleh karena itu, pada artikel kali ini akan membahas tentang contoh peribahasa Bali dan artinya supaya sobat karib bahasa yang bukan berasal dari Bali dan ingin belajar tentang peribahasa Bali dapat mengerti dengan baik.

 

Berikut Contoh Peribahasa Bali dan Artinya

  1. Buka bangken gajahe, joh-joh mabo

Arti: seperti bangkai gajah, yang dari jauh dapat tercium baunya

Makna: seseorang yang mempunyai pengaruh besar, saat mendapatkan suatu masalah kabarnya akan diketahui cepat oleh banyak orang.

  1. Buka cicinge ngongkong, tuara pingenan nyegut

Arti: seperti anjing yang menggonggong, tapi tidak berkeinginan untuk mengigit

Makna: seseorang yang hanya banyak bicara dan menggertak. Namun, takut untuk mengambil tindakan yang nyata atau sebenernya.

  1. Buka makpak tebune, ampasne kutang

Arti: bagaikan memakan tebu, habis manis sepah dibuang

Makna: orang yang hanya memanfaatkan seseorang saat butuh. Tetapi, ketika keinginannya tercapai ia melupakannya.

  1. Buka nangkep balange dadua, maka dadua tuara bakat

Arti: bagaikan menangkap dua belalang, kedua-duanya tidak didapatkan

Makna: orang yang serakah mengambil semua pekerjaan, tetapi semua pekerjaan itu tidak dapat dikerjakannya dengan baik.

  1. Buka paete, nagih getok

Arti: bagaikan pahat yang selalu ingin dipukul

Makna: orang yang tidak memiliki inisiatif dan harus mendapat perintah dahulu baru mau mengerjakan sesuatu.

  1. Buka juuke abungkul, di tengahne majuring-juringan

Arti: bagaikan sebuah jeruk yang di dalamnya terpisah-pisah

Makna: orang yang kehidupannya terlihat bagus diluarnya saja, tapi saat dilihat lebih dalam memiliki banyak masalah.

  1. Buka macane, ngengkebang kuku

Arti: bagaikan macan yang menyembunyikan kukunya

Makna: orang pelit terhadap ilmu yang dimilikinya, tidak mau sama sekali berbagi kepada orang lain.

  1. Suba tua sing bisa nyiksik bulu

Arti: sudah tua, tidak bisa intropeksi diri

Makna: orang yang berumur lebih tua tetapi tidak bisa melihat kesalahannya sendiri.

  1. Buka nulisin yeh, tusing metampak nang agigis

Arti: bagaikan menulis di air, tidak berbekas sedikutpun

Makna: seseorang yang memberi nasihat kepada orang bodoh. Namun, Tidak pernah didengarnya sehingga nasihat tersebut sia-sia.

  1. Buka batun buluane, memesik pesan

Arti: seperti batu rambutan, hanya sebutir

Makna: seorang yatim piatu yang tinggal seorang diri sehingga harus berjuang untuk hidup.

Baca juga: Contoh Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 : Majas, Ungkapan, dan Peribahasa

 

  1. Buka pengkung sinduk, tuara dadi keleg

Arti: seperti kakunya sendok, sulit dibengkokan

Makna: orang yang keras kepala dan tidak mau disalahkan.

  1. Cara bikul, ngutgut ngupinin

Arti: seperti tikus, menggigit sambil meniup

Makna: orang yang pintar mengambil hati tetapi memiliki niat jahat.

  1. Cara kedis becica ujanan, sing siep-siep memunyi

Arti: seperti burung becica kehujanan, tidak berhenti bersuara

Makna: orang yang suka berbicara buruk. Namun, semua pembicaraannya tidak ada yang benar.

  1. Buka benange suba kadung maceleban

Arti: seperti benang yang sudah terlanjur tercelup

Makna: ketika terlanjur memilih sesuatu, jangan setengah-setengah menjalaninya.

  1. Ne nyicing singal adane

Arti: ini dikasih hati minta jantung

Makna: orang yang sudah diberi kebaikan tetapi minta lebih.

  1. Buka naturang tuak labuh

Arti: bagaikan menceritakan tuak yang tumpah

Makna: menceritakan hal jelek tentang orang yang sudah meninggal.

  1. Cara lubak, peteng ngalih amah lemahne medem

Arti: seperti musang, malam cari makan siangnya tidur

Makna: orang yang bekerja pada malam hari dan ketika siang ia tidur.

  1. Buka pitik kilangan pengina

Arti: seperti anak ayam yang kehilangan induknya

Makna: seseorang yang ditinggal orang tuannya dan bingung harus melakukan apa.

  1. Buka ngae bajune, sikutang ke raga

Arti: seperti membuat baju, diukur ke diri sendiri

Makna: pertimbangkan perlakuan dan perkataan saat ingin berbicara kepada orang lain.

  1. Alus pesan lengkara uli bibihne, nanging tan pendah tali sing ngenah negul

Arti: halus sekali kalimat dari bibirnya, tetapi bagaikan tali yang tidak kelihatan namun mengikat

Makna: seseorang yang berbicara secara halus. Namun, tidak nyaman didengar dan menyakitkan hati.

 

Sekarang karib bahasa sudah tahu kan contoh-contoh peribahasa Bali walaupun bukan berasal dari Bali. Nah, kini saatnya kamu mempraktekannya dengan teman-temanmu.

Untuk materi peribahasa dan materi tentang bahasa Indonesia lainnya kamu bisa kunjungi bahasaindonesia.org, yak! Membahas berbagai materi secara asik dan mudah dimengerti.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *