oleh

Teks Deskripsi Adalah – Pengertian dan Struktur

Teks Deskripsi – Pembelajaran bahasa Indonesia dalam Kurikulum 2013 sekarang ini difokuskan pada pembelajaran berbasis teks. Teks dalam bahasa Indonesia dikategorikan menjadi dua, yaitu teks fiksi dan nonfiksi.

Teks fiksi ialah teks yang didasarkan pada khayalan atau imajinasi. Teks ini menyajikan informasi-informasi yang bersifat imajinatif. Jenis teks yang dimaksud dapat disebut juga sebagai teks nonilmiah atau teks sastra. Teks-teks tersebut, yaitu cerita fantasi, puisi rakyat, cerita rakyat, puisi, drama, dan narasi.

Teks nonfiksi ialah teks yang didasarkan pada kenyataan atau realita. Teks ini menyajikan informasi-informasi yang bersifat fakta atau sesuai dengan kenyataan. Jenis teks ini dapat pula disebut teks ilmiah atau teks nonsastra. Teks tersebut, yaitu teks deskripsi, teks laporan observasi, teks surat, teks berita, teks eksposisi, dan lain sebagainya.

Pada pembahasan kali ini akan membahas mengenai materi teks nonfiksi, yaitu teks deskripsi. Simaklah penjelasan berikut ini!

Inilah Penjelasan Lengkap Mengenai Teks Deskripsi

Pengertian Teks

Salah satu jenis teks nonfiksi yaitu teks deskripsi. Teks deskripsi adalah teks yang menggambarkan suatu objek atau keadaan melalui sudut pandang pengarang dengan serinci-rincinya. Teks ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai suatu objek atau keadaan agar pembaca seolah-olah melihat, mendengar, dan merasakan apa yang digambarkan.

Objek yang dimaksud pada teks ini dapat berupa keadaan alam, keadaan hewan, atau keadaan orang. Teks ini disajikan berdasarkan fakta dan kenyataan yang dirasakan oleh penulis.

Teks deskripsi dapat ditemukan dalam majalah perjalanan, buku yang berisi informasi perjalanan, dalam film atau cerpen, dan pada program televisi tentang jalan-jalan. Contoh-contoh tersebut tujuannya sama seperti teks deskripsi, yaitu untuk memberikan gambaran mengenai objek dengan serinci-rincinya.

 

Ciri-ciri Teks

Setiap teks memiliki cirinya masing-masing. Adapun ciri-ciri dari teks deskripsi, yaitu:

1. Objek yang dibicarakan bersifat khusus dan bersifat personal.

2. Isi teks diperinci menjadi perincian objek-objek.

3. Isi teks menggambarkan secara konkret.

4. Menggunakan kata-kata dengan emosi yang kuat atau bahasa kiasan.

5. Menggunakan kata-kata khusus untuk menkonkretkan.

6. Menggunakan kalimat rincian untuk mengkonkretkan.

7. Menggunakan kata sinonim untuk memperkuat emosi.

8. Menggunakan kata ganti orang

 

Jenis-jenis Teks

Jika dilihat dari segi bentuk, teks ini dibedakan menjadi dua kategori, yaitu:

1. Berdiri sendiri

Berdiri sendiri maksudnya ialah teks ini dibuat untuk menggambarkan suatu objek atau keadaan yang tujuannya untuk membuat teks deskripsi dan tidak dipayungi oleh topik tertentu.

2. Bagian teks lain

Bagian teks lain maksudnya ialah teks ini berada di dalam teks lainnya, seperti cerpen, novel, lagu, iklan, dan lainnya.

Baca juga : Teks Prosedur: Pengertian, Ciri, Jenis, dan Struktur

Struktur Teks

Berdasarkan fungsi dari teks, yaitu menggambarkan suatu objek dengan serinci-rincinya, teks ini memiliki bagian-bagian yang disebut dengan struktur teks. Berikut ialah struktur teks deskripsi:

1. Identifikasi atau Pernyataan Umum

Identifikasi atau pernyataan umum ialah bagian yang menggambarkan dan memperkenalkan objek yang akan dideskripsikan. Pada bagian ini berisi nama objek yang dideskripsikan, lokasi, sejarah lahirnya, makna nama, dan pernyatan umum tentang objek yang dideskripsikan.

2. Deskripsi Bagian

Deskripsi bagian ialah penggambaran mengenai aspek-aspek dari objek yang dideskripsikan. Pada bagian ini berisi perincian mengenai objek secara terperinci berdasarkan pada tanggapan subektif penulis.

Perincian ini dapat berisi apa yang dilihat, apa yang didengar, dan apa yang dirasakan oleh penulis. Contohnya ialah dapat dideskripsikan ciri-ciri fisik, sifat, dan perilaku dari objek yang digambarkan.

3. Simpulan atau kesan

Simpulan berisi pedapat akhir mengenai apa yang sudah dideskripsikan, dapat pula ditulisakan kesan-kesan mengenai objek yang digambarkan yang digunakan sebagai penutup.

Baca juga: Soal Bahasa Indonesia Kelas 7 – Teks Deskripsi

Kaidah Kebahasaan

Penggunakan bahasa pada teks deskripsi yang ditandai dengan kaidah kebahasaan, yaitu:

1. Kata Kopula

Pada teks ini banyak menggunakan kata kopula. Kopula ialah verba yang menghubungkan seujek dengan komplemen, seperti kata adalah, merupakan, yaitu. Kata-kata tersebut digunakan untuk megenalkan objek.

2. Sinonim

Sinonin adalah kata yang maknaya sama. Sinonim digunakan untuk membuat kata yang digunakan untuk deskripsi lebih bervariasi.

3. Kata Depan

Kata depan ialah kata yang berada di depan nomina, kata tersebut ialah kata di, ke, dari, dan pada. Pada teks ini kata depan berfungsi untuk memberikan keterangan mengenai deskripsi.

4. Kata Kerja Material

Kata kerja material ialah kata kerja yang menunjukkan tindakan suatu benda, binatang, manusia, atau peristiwa. Misalnya, kata melompat, mengibaskan, berdiri, dan lainnya.

5. Kata Sifat

Kata sifat yang digunakan pada teks ini ialah yang bersifat eotis. Misalnya mengharu-biru, memukau, indah, dan menawan.

 

Demikianlah penjelasan lengkap mengenai teks deskripsi. Semoga dapat membantu dan menambah informasi para karib bahasa. Untuk membaca materi atau informasi lainnya seputar bahasa Indonesia, silakan baca di sini.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *